Selasa, 9 Juni 2020 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab UAD (HMPS BSA UAD) mengadakan halal bi halal online bersama para dosen, alumni, dan juga mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab UAD melalui aplikasi Google Meet dengan tema “Merajut Harmoni dan Memupuk Persaudaraan Demi Terjalinnya Ukhuwah Islamiyyah”.
Acara ini dinamakan dengan “Silaturahmi Akbar Tahunan Keluarga Sastra Arab UAD atau disingkat menjadi SATGAS UAD” yang dihadiri oleh sekitar 60 peserta yang terdiri dari dosen, alumni, dan juga mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Program Studi Bahasa dan Sastra Arab UAD.
Silaturahim ini dimoderatori oleh salah satu Badan Pengurus Harian HMPS BSA, Saudari Anuri Choirunnisa. Acara dibuka dengan bacaan tilawah Al-Qur’an yang dibacakan oleh saudara Royan Masdaudi yang membacakan Surah Al-Ma’idah Ayat 102-103.
Saudara Muh Rifaldy Takapente selaku Ketua HMPS BSA UAD dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang sangat berlimpah atas terselenggaranya acara ini dan terutama atas perkenan Bapak/Ibu dosen, alumni, serta rekan-rekan mahasiswa sekalian yang telah turut hadir dan memberikan motivasi kepada mahasiswa di tengah pandemi covid-19 ini. Tak lupa pula saudara Rifaldy mewakili rekan-rekan pengurus HMPS BSA mengucapkan “Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Minal Aidzin Wal Faizin”.
Kepala Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Al-Ustadz Dr. Yoyo, S.S.,MA. juga menyampaikan sambutan dalam acara ini bahwa acara silaturahim seperti ini sangat penting. “Tidak hanya untuk menyambung tali silaturahim namun juga untuk saling menyapa online dan berbagi pengalaman mengenai peran alumni BSA untuk kedepannya. Sebagaimana cita-cita prodi BSA yaitu untuk mencetak kader-kader intelektual yang bermutu dan islami” tutur beliau dalam sambutannya.
Sementara itu, acara inti dari halal bi halal ini diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Al-Ustadz Abdul Mukhlis, M.Ag. selaku dosen Bahasa dan Sastra Arab UAD. Beliau menyampaikan bahwa “Kehidupan seorang muslim itu seharusnya seperti di bulan Ramadhan. Spiritnya selalu terjaga, seperti contohnya melaksanakan sholat malam, tadarus Al-Qur’an, dan senantiasa berdzikir kepada Allah SWT. Karena pada hakikatnya bagi seorang muslim, covid-19 ini tidak ada apa-apanya jika senantiasa bersinergi dengan Al-Qur’an. Dan juga keberkahan itu bukan selalu sesuatu yang menyenangkan, akan tetapi bisa juga yang menyakitkan seperti sakit yang disebabkan karena covid-19 ini. Dengan sakit, ia akan mendapatkan keberkahan dan akan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT” papar beliau dalam tausiyahnya.
Ditengah-tengah acara ini, para alumni diberikan kesempatan untuk saling berbagi motivasi baik yang sedang menempuh S2 dan S3 nya di luar negeri maupun dalam negeri melalui jalur beasiswa. Motivasi yang pertama disampaikan oleh Al-Ustadz Ahmad Luqman Hakim, S.S.,MA. salah satu alumni BSA yang sekarang sedang menempuh program doktoral di King Abdul Azis University, Arab Saudi. Beliau menyampaikan bahwa alumni BSA itu mempunyai 3 karakteristik. Yang pertama, track record yang baik. Yang kedua, capability yang bagus, dan yang terakhir yaitu futuristic yang cemerlang. “Mahasiswa BSA itu layaknya mubtada’ dan khobar yang berarti terdepan dan tersebar di seluruh penjuru dunia” ujar beliau dalam motivasinya.
Motivasi berikutnya disampaikan oleh Al-Ustadz Islahuddin Zainudin yang merupakan alumni BSA yang sedang mengajar menjadi dosen di Fathoni University, Negara Thailand. Beliau menyampaikan sedikit motivasi bahwa mahasiswa BSA harus bisa menguasai berbagai macam bahasa, karena itu sangat dibutuhkan ketika para alumni ingin melanjutkan studinya ke luar negeri. “IPK bukan alasan untuk tidak maju. Perbanyaklah menulis dari sekarang, karena literasi sangat penting untuk dunia kerja nantinya” tegas beliau dalam menyampaikan motivasi kepada para mahasiswa. Selanjutnya disambung dengan penyampaian motivasi dari Saudari Ikhda Rahmatina, S.Hum. yang merupakan alumni BSA yang saat ini sedang mengurus beasiswa LPDP untuk kuliah di Turki. Beliau mengatakan untuk tetap percaya diri, terus apresiasi diri sendiri, asah kemampuan, selalu bertawakal dan bersyukur atas apa yang sudah diterima.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu alumni Saudara Arsyad Muqimuddin dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
“Kegiatan seperti ini perlu kita adakan secara berkala untuk memotivasi mahasiswa agar selalu optimis dalam meraih beasiswa untuk melanjutkan studi nya ke luar negeri maupun dalam negeri. Dan juga untuk memperbanyak literasi mahasiswa” terang Dr. Yoyo, selaku Kepala Program Studi BSA UAD. (AY)