MENYAMBUT MAHASISWA BARU, HMPS BSA ADAKAN ACIEVEMENT MOTIVATION TRAINING

Yogyakarta – Dalam menyambut mahasiswa baru Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra arab (HMPS BSA) Universitas Ahmad Dahlan mengadakan acara ACHIEVEMENT MOTIVATION TRAINING pada  hari sabtu (15/9) 2018 yang bertempat di Green Hall kampus 5 UAD.

Acara yang mengangkat tema Empowering Your Self to Achieve Your Dream ini  berlangsung meriah, dihadiri oleh seluruh mahasiswa baru prodi BSA, beberapa perwakilan tiap kelas dari mahasiswa semester 3 dan 5, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan alumni dan dosen. Ibu Betty selaku perwakilan dari dosen dalam sambutannya mengatakan bahwa “Janganlah kalian malu dan takut karena telah mengambil prodi BSA ini, akan tetapi mari kita jalani dengan sungguh-sungguh dan dengan kepercayaan penuh dalam menuntut ilmu”.

Attoriqul Abror selaku ketua pelaksana menuturkan bahwa diadakannya acara ini untuk memotivasi mahasiswa baru untuk lebih semangat juga untuk mengikat tali silaturahmi dalam keluarga besar Bahasa dan Sastra Arab di UAD ini.  “Acaranya seru dan tolong acara yang seperti ini lebih ditingkatkan lagi karena sangat bermanfaat”. Ujar salah satu mahasiswa baru. Selain itu adanya hiburan dari kakak tingat dan pensi atau pentas seni perwakilan dari setiap kelas menambah keseruan acara pada malam itu.

Arabic World Festival sebagai ajang pengenalan Timur Tengah dalam nuansa Arabia di Kota Budaya

 

Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (HMPS) Universitas Ahmad Dahlan untuk pertama kalinya mengadakan acara arabic world festival. acara yang mengangkat tema “Nuansa Arabia di Kota Budaya” ini bertujuan untuk meningkatkan dan menumbuhkan kebahasaan dan kesusastraan mahasiswa, maupun siswa yang sebagian besar dari pesantren terhadap bahasa arab. Arabic world festival diadakan di gedung kampus 4 UAD dan berlangsung selama 2 hari, tepatnya sejak 7 hingga 8 Oktober 2018.

Ada 2 kategori yang dilombakan, kategori mahasiswa dan kategori umum. Untuk kategori mahasiswa yaitu baca berita arab, baca puisi arab, dan debat bahasa arab sedangkan untuk kategori umum, kaligrafi, musabaqoh qiro’atul kutub (MQK) dan Arabic star. Lomba ini memperebutkan piala Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Irfan Faturrahman selaku ketua panitia mengatakan “Alhamdulillah antusias peserta sangat banyak, jumlah keseluruhan peserta 119 orang, untuk cabang lomba debat ada 36 orang yang terdiri dari 12 tim, untuk baca berita 15 peserta, MQK ada 20 peserta, kemudian untuk cabang kaligrafi ada 20 peserta, dan lain sebagainya.”

`Harapan kedepan untuk acara ini, semoga dapat diselenggarakan secara rutin tiap tahunnya, agar uad dapat lebih dikenal secara luas, terutama prodi bahasa dan sastra arab. Sementara itu, bapak Nur Kholis, S.Ag., M.Ag. mengungkapkan jika untuk kedepannya beliau optimis bahwa acara ini akan lebih baik lagi, serta dengan peserta yang lebih banyak dari tahun ini. melalui acara ini, diharapkan kajian-kajian ketimur tengahan dapat berkembang dan menjadi ikon bagi fakultas agama islam, mengingat komunitas ini telah terbangun baik di perguruan tinggi lainnya. Beliau juga berpesan untuk lebih mengembangkan kerjasama dengan perguruan-perguruan tinggi lain sebagai upaya dalam pengembangan studi arab. Selain itu, baik peserta dan panitia diharapkan dapat mengambil ilmu yang diperoleh dari acara ini, terutama dari kegiatan seminar yang diadakan.(slv)

BSA UAD Selenggarakan Seminar Nasional Bertajuk Timur Tengah

Yogyakarta – Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (HMPS BSA) Universitas Ahmad Dahlan mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Reposisi Diplomasi Indonesia untuk Timur Tengah Pasca the Arab Spring  untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Arifi Saiman selaku Kepala Pusat Pengkajian Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia, acara ini dilaksanakan di gedung serbaguna kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan jalan Ringroad Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul pada 8 Oktober 2018.

Bapak Nur Kholis, S.Ag., M.Ag selaku Dekan Fakultas Agama Islam UAD mengatakan “ini merupakan acara HMPS Bahasa dan Sastra Arab yang mana kita mengharapkan kajian-kajian Ketimur Tengahan ini bisa terus berkembang dan ini akan menjadi ikon Fakultas Agama Islam, khususnya Program Studi Bahasa dan Sastra Arab.”

 

Beliau menambahkan jika peserta  dapat mengambil banyak pengalaman dari acara ini. Dan beliau berharap mahasiswa dapat meningkatkan kerjasama dengan Universitas lain untuk pengembangan studi Arab.

 

Dr. Arifi Saiman selaku Pemateri dalam seminar ini menuturkan “sebetulnya kawasan Timur Tengah sudah memiliki nilai penting bagi negara Indonesia ini sejak lama, dan interaksi kita dengan negara-negara Timur Tengah sudah ada sejak abad ke-10, jadi kultural sosial budaya antar negara ini sudah ada dan terus terang kita sangat berkepentingan dengan perasalahan yang ada di Timur Tengah karna Timur Tengah yang damai dan stabil itu merupakan salah satu kawasan yang menjadi impian kita.”

 

Dr. Arifi Saiman menambahkan, jika cita-cita negara kita adalah menjadi negara yang berpengaruh dalam politik luar negeri terutama di kawasan Asia Pasifik, salah satunya adalah dengan memberikan kontribusi dukungan pada Timur Tengah untuk terciptanya keadilan, damai, serta kesejahteraan di kawasan tersebut.

Acara ini mampu menarik minat dan bakat banyak mahasiswa baik dari mahasiswa BSA, UAD maupun dari Universitas lain dalam mengembangkan budaya timur tengah serta berlomba dalam berbicara, berkarya, serta berwawasan luas tentang bahasa dan sastra arab. (slv)

KEPULANGAN MAHASISWA UM DAN PELEPASAN MAHASISWA STUDY EXCHANGE BSA UAD KE UM MALAYSIA

 

YOGYAKARTA – (28/18) Kepulangan Mahasiswa Universitas Malaya (UM) dan Pelepasan Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan tema “Bukan perpisahan yang kami tangisi, tetapi pertemuan yang kami sesali” dikoordinasi oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (HMPS BSA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kampus 5 UAD.

Acara ini dibuka oleh Bapak Dr. Yoyo, S.S., M.A dalam sambutannya beliau menuturkan bahwa “ Seluruh mahasiswa UM sangat besemangat dan aktif dalam masa belajarnya di Universitas Ahmad Dahlan selama 1 semester” tak lupa pula beliau menyampaikan pesan dan nasihat kepada mahasiswa UAD yang akan melangsungkan studi exchange di Universitas Malaya.

Acara ini terlaksana dengan lancar dan ada juga beberapa penampilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat dan penampilan mahasiswa UM. Dihadiri oleh mahasiswa BSA semester 2,4, dan 6, di penghujung acara suasana terasa khidmat dan haru dengan menyanyikan lagu dari Endank Soekamti yang berjudul Sampai Jumpa, dan diakhiri dengan berfoto bersama mahasiswa BSA dan mahasiswa UM. (slv)

BUBAR KERABAD 2K18

YOGYAKARTA – Bubar Kerabad 2018 (buka bersama keluarga Bahasa dan Sastra Arab UAD) yang bertemakan “Ramadhan dalam Dekapan Ukhuwah” digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (HMPS BSA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Hall Kampus 4 UAD, Jalan Ring Road Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul Yogyakarta, Jumat (25/5).

Ketua Panitia,Egen Susanto mengutarakan “sesuai dengan tema, terselenggaranya acara ini salah satunya untuk menyambung silaturahmi antara mahasiswa BSA ataupun dengan dosen dan Allhamdulillah antusias mahasiswa sangat tinggi terbukti dengan banyaknya yang hadir ikut meramaikan acara ini.”

Dihadiri oleh ratusan mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa semester 2, 4, 6, maupun 8, bahkan tak sedikit alumni yang ikut meramaikan acara ini. Selain buka bersama, ada diskusi singkat oleh Dr. Yoyo M.A. dengan tema “satu jam lebih dekat dengan prodi”, live music serta BSA choice award.

Menurut Usman (Alumni) “Ini merupakan acara yang special, dimana seluruh mahasiswa atau keluarga besar BSA bisa bertatap muka menjalin silaturahmi dengan baik, dan harapannya semoga acara seperti ini bisa menjadi acara rutin setiap tahunnya.”(red.)

FAI UAD bahas sinergitas antar ormawa

Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Agama Islam UAD Yogyakarta berhasil melaksanakan Rapat Koordinasi Ormawa (RAKORWA) di kampus 5 Universitas Ahmad Dahlan pada ahad (25/3/18). Rapat koordinasi ormawa ini dihadiri oleh seluruh anggota ormawa FAI diantaranya Badan eksekutif mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Himpunan Mahasiswa Program Studi Tafsir Hadits, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam, dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah.

Dengan mengangkat tema Sinergitas ormawa FAI menuju mahasiswa yang kreatif, progresif, dan kompetitif, Awhinarto selaku ketua dewan perwakilan mahasiswa fakultas agama islam mengatakan bahwa rapat ini membahas tentang “ pertama sinegitas ormawa yang berada di fakultas agama islam agar supaya semua kegiatan dimanajemen dengan baik, dengan adanya rapat koordinas satu sama lain bisa saling kenal, semua kegiatan bisa diawasi oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa secara objektif dan transparan. Dengan harapan kami dari dewan perwakilan mahasiswa kegiatan ini dapat dimonitoring setiap saat dan apapun yang terjadi atau dilakukan oleh HMPS maupun BEM bisa kita control dengan baik, dan nantinya semua ormawa yang ada di fakultas agama islam kita bangun sebuah contoh yang baik untuk mahasiswa fakultas agama islam”.

Aiman  selaku ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra arab saat ditemui, menyatakan bahwa rakorwa ini sangat penting karena dengan adanya rakorwa ini dapat menyatukan program kerja-program kerja kita baik tanggal maupun yang lainnya, ini semua demi fakultas agama islam yang bersinergi.(dekA)

wisudawan tercepat UAD adalah seorang hafizd

 

Sabtu(24/3/18) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta berhasil mewisuda 914 mahasiswa pada periode Maret 2018. Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif yang di raih wisudawan dari S1 3,32,  sedangkan wisudawan S2 3,68. Dari total wisudawan periode Maret 2018, Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Agama Islam berhasil meluluskan sebanyak 13 mahasiswa. Diantara 13 mahasiswa yang lulus pada periode Maret 2018 ini, M. Husni Arsyad meraih predikat wisudawan S1 tercepat dengan masa studi  3 tahun 4 bulan 28 hari dengan IPK 3,90. Wisudawan kelahiran Magelang, 28 April 1994 ini memiliki beberapa prestasi baik akademik maupun non akademik semasa kuliah. adapun prestasi akademik yang di raih oleh Arsyad, ia pernah meraih juara 3 lomba Debat Bahasa Arab pada Festival Timur Tengah yang diadakan di Universitas Indonesia, dan mengikuti Student Exchange di bawah program Asean Internasional Mobility For Student ke Malaya University. Selain itu, Arsyad juga aktif di kegiatan kemahasiswaan seperti Himpunan Mahasiswa Program Studi dan menjadi pemateri di Studi Club I’dad Lughowi periode 2017-2018.

Putra dari pasangan Fathul Hakim dan Shohanah ini juga merupakan seorang Hafidz Al-Qur’an sejak kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan mendapatkan beasiswa dari Kementrian Agama melalaui jalur Tahfidz Al-Qr’an 30 juz pada tahun 2015 lalu. Pria kelahiran 1994 ini, juga pernah mengikuti lomba Tahfidz yang di ada di UAD dan meraih jura 2 di kategori 5 juz, selanjutnya Arsyad di kirim ke Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional untuk perwakilan UAD.

Arsyad kerap menghabiskan waktu belajar sambil mengajar di RumahTahfidz, yang sejak semester 4 telah membantu biaya kuliah sehingga tidak membebani orang tua lagi.  Ia juga tidak pernah menunda suatu pekerjaan, sehingga apa yang ia kerjakan harus segera diselesaikan.

“Ya maksimalkan dan gunain aja waktu yang ada. Sebisa mungkin tidak ada waktu yg terbuang sia-sia. Kalau ada tugas atau sesuatu hal yang perlu dikerjakan, harus segera dilaksanakan dengan segera jangan ditunda-tunda. Kalau ada kesempatan buat lulus tepat waktu atau bisa lebih cepat kenapa tidak di ambil kesempatan itu.” ujar Arsyad

Meskipun disibukan dengan kegiatan mengajar, bagi Arsyad kuliah merupakan tanggung jawab utama dan bakti kepada orang tua. “dan yg terakhir belajar, studi di perguruan tinggi itu selain untuk masa depan kita sendiri ya juga sebagai amanah dari orangtua. lulus dengan cepat atau dengan tepat waktu itu menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada orangtua dan amanah yg telah diberikan.” tambah Arsyad. (dekA)