Inovasi Baru Dalam Dunia Pendidikan bersama IPG Sultan Mizan Malaysia

Kunjungan Institut Pendidikan Guru Malaysia ke Universitas Ahmad Dahlan Minggu (28/10) di Aula Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan, bertukar pikiran dalam inovasi aplikasi pembelajaran bahasa arab melalui media elektronik, telah kita ketahui milenial ini sangat jarang kita temukan pembelajaran tanpa menggunakan media elektronik seperti Aplikasi yang baru baru ini telah muncul beredaran, tidak sedikit guru yang kesulitan dalam mengatasi pembelajaran bahasa arab dengan mudah dan cepat dipahami oleh pelajar. Dalam sambutan Pembina Institut Pendidikan Guru menyampaikan tujuan dari kunjungan itu adalah untuk mengetahui seberapa jauh skill yang mereka dapat dibangku perkuliahan.

Dalam presentasinya menyatakan pembelajaran bahasa arab tidak melulu secara manual namun bisa juga dengan metode yang menyenangkan, salah satunya dengan aplikasi HP Reveal dan Quizzi yang mana merupakan aplikasi belajar dengan kuis-kuis yang telah disajikan oleh aplikasi tersebut. Pembelajaran ini sangat membantu dalam hal belajar dan mengajar.

Selesai acara para mahasiswa IPG didampingi oleh mahasiswa UAD berkeliling menuju Kampus 4 dan mereka diajak merasakan atmosfer perkuliahan di lingkungan UAD,setelah berkeliling acara ini diakhiri dengan foto bersama.

Arabic World Festival sebagai ajang pengenalan Timur Tengah dalam nuansa Arabia di Kota Budaya

 

Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (HMPS) Universitas Ahmad Dahlan untuk pertama kalinya mengadakan acara arabic world festival. acara yang mengangkat tema “Nuansa Arabia di Kota Budaya” ini bertujuan untuk meningkatkan dan menumbuhkan kebahasaan dan kesusastraan mahasiswa, maupun siswa yang sebagian besar dari pesantren terhadap bahasa arab. Arabic world festival diadakan di gedung kampus 4 UAD dan berlangsung selama 2 hari, tepatnya sejak 7 hingga 8 Oktober 2018.

Ada 2 kategori yang dilombakan, kategori mahasiswa dan kategori umum. Untuk kategori mahasiswa yaitu baca berita arab, baca puisi arab, dan debat bahasa arab sedangkan untuk kategori umum, kaligrafi, musabaqoh qiro’atul kutub (MQK) dan Arabic star. Lomba ini memperebutkan piala Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Irfan Faturrahman selaku ketua panitia mengatakan “Alhamdulillah antusias peserta sangat banyak, jumlah keseluruhan peserta 119 orang, untuk cabang lomba debat ada 36 orang yang terdiri dari 12 tim, untuk baca berita 15 peserta, MQK ada 20 peserta, kemudian untuk cabang kaligrafi ada 20 peserta, dan lain sebagainya.”

`Harapan kedepan untuk acara ini, semoga dapat diselenggarakan secara rutin tiap tahunnya, agar uad dapat lebih dikenal secara luas, terutama prodi bahasa dan sastra arab. Sementara itu, bapak Nur Kholis, S.Ag., M.Ag. mengungkapkan jika untuk kedepannya beliau optimis bahwa acara ini akan lebih baik lagi, serta dengan peserta yang lebih banyak dari tahun ini. melalui acara ini, diharapkan kajian-kajian ketimur tengahan dapat berkembang dan menjadi ikon bagi fakultas agama islam, mengingat komunitas ini telah terbangun baik di perguruan tinggi lainnya. Beliau juga berpesan untuk lebih mengembangkan kerjasama dengan perguruan-perguruan tinggi lain sebagai upaya dalam pengembangan studi arab. Selain itu, baik peserta dan panitia diharapkan dapat mengambil ilmu yang diperoleh dari acara ini, terutama dari kegiatan seminar yang diadakan.(slv)

BSA UAD Selenggarakan Seminar Nasional Bertajuk Timur Tengah

Yogyakarta – Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (HMPS BSA) Universitas Ahmad Dahlan mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Reposisi Diplomasi Indonesia untuk Timur Tengah Pasca the Arab Spring  untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Arifi Saiman selaku Kepala Pusat Pengkajian Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia, acara ini dilaksanakan di gedung serbaguna kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan jalan Ringroad Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul pada 8 Oktober 2018.

Bapak Nur Kholis, S.Ag., M.Ag selaku Dekan Fakultas Agama Islam UAD mengatakan “ini merupakan acara HMPS Bahasa dan Sastra Arab yang mana kita mengharapkan kajian-kajian Ketimur Tengahan ini bisa terus berkembang dan ini akan menjadi ikon Fakultas Agama Islam, khususnya Program Studi Bahasa dan Sastra Arab.”

 

Beliau menambahkan jika peserta  dapat mengambil banyak pengalaman dari acara ini. Dan beliau berharap mahasiswa dapat meningkatkan kerjasama dengan Universitas lain untuk pengembangan studi Arab.

 

Dr. Arifi Saiman selaku Pemateri dalam seminar ini menuturkan “sebetulnya kawasan Timur Tengah sudah memiliki nilai penting bagi negara Indonesia ini sejak lama, dan interaksi kita dengan negara-negara Timur Tengah sudah ada sejak abad ke-10, jadi kultural sosial budaya antar negara ini sudah ada dan terus terang kita sangat berkepentingan dengan perasalahan yang ada di Timur Tengah karna Timur Tengah yang damai dan stabil itu merupakan salah satu kawasan yang menjadi impian kita.”

 

Dr. Arifi Saiman menambahkan, jika cita-cita negara kita adalah menjadi negara yang berpengaruh dalam politik luar negeri terutama di kawasan Asia Pasifik, salah satunya adalah dengan memberikan kontribusi dukungan pada Timur Tengah untuk terciptanya keadilan, damai, serta kesejahteraan di kawasan tersebut.

Acara ini mampu menarik minat dan bakat banyak mahasiswa baik dari mahasiswa BSA, UAD maupun dari Universitas lain dalam mengembangkan budaya timur tengah serta berlomba dalam berbicara, berkarya, serta berwawasan luas tentang bahasa dan sastra arab. (slv)