MAHASISWA BSA SABET JUARA 2 LOMBA TAHFIDZ

Yogyakarta, 30 sptember 2018

Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Universitas Ahmad Dahlan mengikuti ajang perlombaan Tahfidzul Qur’an tingkat Universitas dalam acara Matheatics Education Festival (MEF) yang diselenggarakan oleh program studi Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan.

Bertemakan Menjadi Muslim Milenial yang Berprestasi Bersama Al-Qur’an , HMPS Matematika membuka peluang bagi penghafal Al-Qur’an untuk berpartisipasi berlomba-lomba dalam kebaikan. Dan esempatan ini tidak disia-siakan oleh prodi BSA, melalui HMPS prodi BSA mengirimkan 1 orang delegasi untuk mengikuti lomba tahfidz tersebut yaitu Ria Khusnul Khotimah. Ia merupakan mahasiswa semester 5 berasal dari Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Seperti tema yang kami angkat, tujuan kami mengadakan perlombaan ini ialah ingin membentuk generasi muslim milenial yang mencintai Al-Qur’an dan senantiasa dekat dengan Allah Subhanahu Wata’ala”. Ujar ketua panitia.

Ria sangat antusias mengikuti perlombaan tersebut karena ia salah satu perwakilan dari prodi BSA, dan hasilnya pun cukup memuaskan. Ria mendapatkan juara 2 dari puluhan peserta yang ikut, juara 1 diraih oleh Fathan Qoriban yaitu perwakilan dari prodi Ekonomi Pembangunan dan juara ke 3 diraih oleh Muhammad Nur Shadiq dari prodi Teknik Informatika.(wl)

Inovasi Baru Dalam Dunia Pendidikan bersama IPG Sultan Mizan Malaysia

Kunjungan Institut Pendidikan Guru Malaysia ke Universitas Ahmad Dahlan Minggu (28/10) di Aula Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan, bertukar pikiran dalam inovasi aplikasi pembelajaran bahasa arab melalui media elektronik, telah kita ketahui milenial ini sangat jarang kita temukan pembelajaran tanpa menggunakan media elektronik seperti Aplikasi yang baru baru ini telah muncul beredaran, tidak sedikit guru yang kesulitan dalam mengatasi pembelajaran bahasa arab dengan mudah dan cepat dipahami oleh pelajar. Dalam sambutan Pembina Institut Pendidikan Guru menyampaikan tujuan dari kunjungan itu adalah untuk mengetahui seberapa jauh skill yang mereka dapat dibangku perkuliahan.

Dalam presentasinya menyatakan pembelajaran bahasa arab tidak melulu secara manual namun bisa juga dengan metode yang menyenangkan, salah satunya dengan aplikasi HP Reveal dan Quizzi yang mana merupakan aplikasi belajar dengan kuis-kuis yang telah disajikan oleh aplikasi tersebut. Pembelajaran ini sangat membantu dalam hal belajar dan mengajar.

Selesai acara para mahasiswa IPG didampingi oleh mahasiswa UAD berkeliling menuju Kampus 4 dan mereka diajak merasakan atmosfer perkuliahan di lingkungan UAD,setelah berkeliling acara ini diakhiri dengan foto bersama.

Arabic World Festival sebagai ajang pengenalan Timur Tengah dalam nuansa Arabia di Kota Budaya

 

Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (HMPS) Universitas Ahmad Dahlan untuk pertama kalinya mengadakan acara arabic world festival. acara yang mengangkat tema “Nuansa Arabia di Kota Budaya” ini bertujuan untuk meningkatkan dan menumbuhkan kebahasaan dan kesusastraan mahasiswa, maupun siswa yang sebagian besar dari pesantren terhadap bahasa arab. Arabic world festival diadakan di gedung kampus 4 UAD dan berlangsung selama 2 hari, tepatnya sejak 7 hingga 8 Oktober 2018.

Ada 2 kategori yang dilombakan, kategori mahasiswa dan kategori umum. Untuk kategori mahasiswa yaitu baca berita arab, baca puisi arab, dan debat bahasa arab sedangkan untuk kategori umum, kaligrafi, musabaqoh qiro’atul kutub (MQK) dan Arabic star. Lomba ini memperebutkan piala Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Irfan Faturrahman selaku ketua panitia mengatakan “Alhamdulillah antusias peserta sangat banyak, jumlah keseluruhan peserta 119 orang, untuk cabang lomba debat ada 36 orang yang terdiri dari 12 tim, untuk baca berita 15 peserta, MQK ada 20 peserta, kemudian untuk cabang kaligrafi ada 20 peserta, dan lain sebagainya.”

`Harapan kedepan untuk acara ini, semoga dapat diselenggarakan secara rutin tiap tahunnya, agar uad dapat lebih dikenal secara luas, terutama prodi bahasa dan sastra arab. Sementara itu, bapak Nur Kholis, S.Ag., M.Ag. mengungkapkan jika untuk kedepannya beliau optimis bahwa acara ini akan lebih baik lagi, serta dengan peserta yang lebih banyak dari tahun ini. melalui acara ini, diharapkan kajian-kajian ketimur tengahan dapat berkembang dan menjadi ikon bagi fakultas agama islam, mengingat komunitas ini telah terbangun baik di perguruan tinggi lainnya. Beliau juga berpesan untuk lebih mengembangkan kerjasama dengan perguruan-perguruan tinggi lain sebagai upaya dalam pengembangan studi arab. Selain itu, baik peserta dan panitia diharapkan dapat mengambil ilmu yang diperoleh dari acara ini, terutama dari kegiatan seminar yang diadakan.(slv)

BSA UAD Selenggarakan Seminar Nasional Bertajuk Timur Tengah

Yogyakarta – Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (HMPS BSA) Universitas Ahmad Dahlan mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Reposisi Diplomasi Indonesia untuk Timur Tengah Pasca the Arab Spring  untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Arifi Saiman selaku Kepala Pusat Pengkajian Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia, acara ini dilaksanakan di gedung serbaguna kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan jalan Ringroad Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul pada 8 Oktober 2018.

Bapak Nur Kholis, S.Ag., M.Ag selaku Dekan Fakultas Agama Islam UAD mengatakan “ini merupakan acara HMPS Bahasa dan Sastra Arab yang mana kita mengharapkan kajian-kajian Ketimur Tengahan ini bisa terus berkembang dan ini akan menjadi ikon Fakultas Agama Islam, khususnya Program Studi Bahasa dan Sastra Arab.”

 

Beliau menambahkan jika peserta  dapat mengambil banyak pengalaman dari acara ini. Dan beliau berharap mahasiswa dapat meningkatkan kerjasama dengan Universitas lain untuk pengembangan studi Arab.

 

Dr. Arifi Saiman selaku Pemateri dalam seminar ini menuturkan “sebetulnya kawasan Timur Tengah sudah memiliki nilai penting bagi negara Indonesia ini sejak lama, dan interaksi kita dengan negara-negara Timur Tengah sudah ada sejak abad ke-10, jadi kultural sosial budaya antar negara ini sudah ada dan terus terang kita sangat berkepentingan dengan perasalahan yang ada di Timur Tengah karna Timur Tengah yang damai dan stabil itu merupakan salah satu kawasan yang menjadi impian kita.”

 

Dr. Arifi Saiman menambahkan, jika cita-cita negara kita adalah menjadi negara yang berpengaruh dalam politik luar negeri terutama di kawasan Asia Pasifik, salah satunya adalah dengan memberikan kontribusi dukungan pada Timur Tengah untuk terciptanya keadilan, damai, serta kesejahteraan di kawasan tersebut.

Acara ini mampu menarik minat dan bakat banyak mahasiswa baik dari mahasiswa BSA, UAD maupun dari Universitas lain dalam mengembangkan budaya timur tengah serta berlomba dalam berbicara, berkarya, serta berwawasan luas tentang bahasa dan sastra arab. (slv)

KEPULANGAN MAHASISWA UM DAN PELEPASAN MAHASISWA STUDY EXCHANGE BSA UAD KE UM MALAYSIA

 

YOGYAKARTA – (28/18) Kepulangan Mahasiswa Universitas Malaya (UM) dan Pelepasan Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan tema “Bukan perpisahan yang kami tangisi, tetapi pertemuan yang kami sesali” dikoordinasi oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (HMPS BSA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kampus 5 UAD.

Acara ini dibuka oleh Bapak Dr. Yoyo, S.S., M.A dalam sambutannya beliau menuturkan bahwa “ Seluruh mahasiswa UM sangat besemangat dan aktif dalam masa belajarnya di Universitas Ahmad Dahlan selama 1 semester” tak lupa pula beliau menyampaikan pesan dan nasihat kepada mahasiswa UAD yang akan melangsungkan studi exchange di Universitas Malaya.

Acara ini terlaksana dengan lancar dan ada juga beberapa penampilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat dan penampilan mahasiswa UM. Dihadiri oleh mahasiswa BSA semester 2,4, dan 6, di penghujung acara suasana terasa khidmat dan haru dengan menyanyikan lagu dari Endank Soekamti yang berjudul Sampai Jumpa, dan diakhiri dengan berfoto bersama mahasiswa BSA dan mahasiswa UM. (slv)

BUBAR KERABAD 2K18

YOGYAKARTA – Bubar Kerabad 2018 (buka bersama keluarga Bahasa dan Sastra Arab UAD) yang bertemakan “Ramadhan dalam Dekapan Ukhuwah” digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (HMPS BSA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Hall Kampus 4 UAD, Jalan Ring Road Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul Yogyakarta, Jumat (25/5).

Ketua Panitia,Egen Susanto mengutarakan “sesuai dengan tema, terselenggaranya acara ini salah satunya untuk menyambung silaturahmi antara mahasiswa BSA ataupun dengan dosen dan Allhamdulillah antusias mahasiswa sangat tinggi terbukti dengan banyaknya yang hadir ikut meramaikan acara ini.”

Dihadiri oleh ratusan mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa semester 2, 4, 6, maupun 8, bahkan tak sedikit alumni yang ikut meramaikan acara ini. Selain buka bersama, ada diskusi singkat oleh Dr. Yoyo M.A. dengan tema “satu jam lebih dekat dengan prodi”, live music serta BSA choice award.

Menurut Usman (Alumni) “Ini merupakan acara yang special, dimana seluruh mahasiswa atau keluarga besar BSA bisa bertatap muka menjalin silaturahmi dengan baik, dan harapannya semoga acara seperti ini bisa menjadi acara rutin setiap tahunnya.”(red.)

FAI UAD bahas sinergitas antar ormawa

Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Agama Islam UAD Yogyakarta berhasil melaksanakan Rapat Koordinasi Ormawa (RAKORWA) di kampus 5 Universitas Ahmad Dahlan pada ahad (25/3/18). Rapat koordinasi ormawa ini dihadiri oleh seluruh anggota ormawa FAI diantaranya Badan eksekutif mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Himpunan Mahasiswa Program Studi Tafsir Hadits, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam, dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah.

Dengan mengangkat tema Sinergitas ormawa FAI menuju mahasiswa yang kreatif, progresif, dan kompetitif, Awhinarto selaku ketua dewan perwakilan mahasiswa fakultas agama islam mengatakan bahwa rapat ini membahas tentang “ pertama sinegitas ormawa yang berada di fakultas agama islam agar supaya semua kegiatan dimanajemen dengan baik, dengan adanya rapat koordinas satu sama lain bisa saling kenal, semua kegiatan bisa diawasi oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa secara objektif dan transparan. Dengan harapan kami dari dewan perwakilan mahasiswa kegiatan ini dapat dimonitoring setiap saat dan apapun yang terjadi atau dilakukan oleh HMPS maupun BEM bisa kita control dengan baik, dan nantinya semua ormawa yang ada di fakultas agama islam kita bangun sebuah contoh yang baik untuk mahasiswa fakultas agama islam”.

Aiman  selaku ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra arab saat ditemui, menyatakan bahwa rakorwa ini sangat penting karena dengan adanya rakorwa ini dapat menyatukan program kerja-program kerja kita baik tanggal maupun yang lainnya, ini semua demi fakultas agama islam yang bersinergi.(dekA)

wisudawan tercepat UAD adalah seorang hafizd

 

Sabtu(24/3/18) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta berhasil mewisuda 914 mahasiswa pada periode Maret 2018. Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif yang di raih wisudawan dari S1 3,32,  sedangkan wisudawan S2 3,68. Dari total wisudawan periode Maret 2018, Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Agama Islam berhasil meluluskan sebanyak 13 mahasiswa. Diantara 13 mahasiswa yang lulus pada periode Maret 2018 ini, M. Husni Arsyad meraih predikat wisudawan S1 tercepat dengan masa studi  3 tahun 4 bulan 28 hari dengan IPK 3,90. Wisudawan kelahiran Magelang, 28 April 1994 ini memiliki beberapa prestasi baik akademik maupun non akademik semasa kuliah. adapun prestasi akademik yang di raih oleh Arsyad, ia pernah meraih juara 3 lomba Debat Bahasa Arab pada Festival Timur Tengah yang diadakan di Universitas Indonesia, dan mengikuti Student Exchange di bawah program Asean Internasional Mobility For Student ke Malaya University. Selain itu, Arsyad juga aktif di kegiatan kemahasiswaan seperti Himpunan Mahasiswa Program Studi dan menjadi pemateri di Studi Club I’dad Lughowi periode 2017-2018.

Putra dari pasangan Fathul Hakim dan Shohanah ini juga merupakan seorang Hafidz Al-Qur’an sejak kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan mendapatkan beasiswa dari Kementrian Agama melalaui jalur Tahfidz Al-Qr’an 30 juz pada tahun 2015 lalu. Pria kelahiran 1994 ini, juga pernah mengikuti lomba Tahfidz yang di ada di UAD dan meraih jura 2 di kategori 5 juz, selanjutnya Arsyad di kirim ke Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional untuk perwakilan UAD.

Arsyad kerap menghabiskan waktu belajar sambil mengajar di RumahTahfidz, yang sejak semester 4 telah membantu biaya kuliah sehingga tidak membebani orang tua lagi.  Ia juga tidak pernah menunda suatu pekerjaan, sehingga apa yang ia kerjakan harus segera diselesaikan.

“Ya maksimalkan dan gunain aja waktu yang ada. Sebisa mungkin tidak ada waktu yg terbuang sia-sia. Kalau ada tugas atau sesuatu hal yang perlu dikerjakan, harus segera dilaksanakan dengan segera jangan ditunda-tunda. Kalau ada kesempatan buat lulus tepat waktu atau bisa lebih cepat kenapa tidak di ambil kesempatan itu.” ujar Arsyad

Meskipun disibukan dengan kegiatan mengajar, bagi Arsyad kuliah merupakan tanggung jawab utama dan bakti kepada orang tua. “dan yg terakhir belajar, studi di perguruan tinggi itu selain untuk masa depan kita sendiri ya juga sebagai amanah dari orangtua. lulus dengan cepat atau dengan tepat waktu itu menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada orangtua dan amanah yg telah diberikan.” tambah Arsyad. (dekA)

Sehari Setelah Dilantik, HMPS BSA Tunjukkan Kebolehannya!

Jum’at, 16 Maret 2018, Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mendapat kunjungan silaturrahmi dan study banding dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Sebagai salah satu organisasi mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bahasa dan Sastra Arab turut berpartisipasi dalam mensukseskan acara tersebut. Muhammad Deden Irwandi, mahasiswa BSA semester 2 mengawali acara tersebut dengan membacakan puisi arab. Sebuah puisi berjudul “Ana Yusuf” karya Muhammad Darwis, dibacakan  Deden dengan penuh penghayatan hingga berhasil menyedot perhatian seluruh peserta yang hadir. Suasana berubah sangat khidmat, ketika Aditya Prayogo anggota HMPS BSA, melantunkan ayat suci Al Qur’an sebagai pembukaan resmi acara tersebut.

Ketua kaprodi, Abdul Mukhlis, S.Ag.M.Ag. mengawali sambutannya pada acara tersebut dengan ucapan selamat datang kepada 7 dosen pembimbing beserta 75 mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Lampung. Dengan penuh rasa hormat, Dr. Safari S.Ag.M.Sos.I sebagai kaprodi PBA UIN Lampung dalam sambutannya, membalas ucapan tersebut dengan ungkapan terima kasih karena telah disambut dengan sangat hangat oleh keluarga besar BSA UAD. Ia berharap silaturrahmi ini dapat membawa manfaat kedepan nanti. Tidak hanya bagi antar kedua universitas, tetapi juga dapat memberikan hubungan yang erat antar para mahasiswa.

Setelah acara berakhir, seluruh anggota HMPS BSA yang turut menghadiri dan memeriahkan acara tersebut, mengambil peran dengan membawa rombongan tamu mengelilingi Islamic Center (IC) yang di selangi dengan berbagai perkenalan, candaan bahkan diskusi ringan seputar kampus UAD dan kegiatannya. Rasa kekeluargaan dan keharmonisan pun tercipta antar seluruh dosen dan mahasiswa. (S12I)

Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa Dan Sastra arab Tahun 2018/2019 “Kabinet Al- Fattah”

Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (HMPS BSA) Fakultas Agama Islam (FAI) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang telah terpilih di gelar pada Senin (12/03/2018). Wakil dekan FAI, Dr Rika Astari, M.A. telah melantik sebanyak 37 orang pengurus baru di aula Islami Center lantai 1 .
Suasana khidmat terasa sejak dilantunkan ayat suci al-qur’an untuk mengawali acara yang dimulai pada pukul 16.00 WIB. Pelantikan ini terlaksana sesuai dengan SK nomer 003-KEP/XI-1/D/UAD-III/2018 tentang pengesahan pengurus HMPS BSA Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan periode 2018/2019, usai mengcuap janji pengurus secara serentak ketua HMPS, Aiman menandatangani berkas janji pengurus di hadapan para hadirin pelantikan
Dr Rika Astari, M.A. dalam sambutannya menyampaikan bahwa sejak pelantikan ini pengurus terpilih harus menjalanka amanah sebaik mungkin dalam berorganisasi “Organisasi bukan hanya ajang mencari kepopuleran, melainkan tujuan dari berorganisasi adalah melatih skill leadership sehingga siap menjadi agen perubahan ketika nanti terjun masyarakat ”, ujarnya.
Hadirin yang turut diundang dalam acara ini yakni ada beberapa dosen dan kepala prodi di FAI, perwakilan BEM UAD serta ada perwakilan setiap kelas.Tepat pukul 20.00 WIB acara ini di tutup dengan doa bersama. (ftmh)